Penjelasan Tentang Etnosentrisme

Pengertian Etnosentrisme

Etnosentrisme adalah praktik melihat dan menilai budaya orang lain berdasarkan nilai dan keyakinan mereka sendiri. Etnosentrisme adalah bagian dari ilmu sosial dasar.

Istilah etnosentrisme berasal dari dua kata Yunani, “ethnos” yang berarti bangsa, dan “canton” yang berarti pusat. Artinya etnosentrisme adalah bangsa yang menjadi pusatnya.

Unsur budaya yang sering disukai oleh satu orang atau kelompok adalah penekanan pada etnosentrisme. Beberapa faktor budaya tersebut antara lain bahasa, perilaku, kebiasaan, dan agama.

Penyebab etnosentrisme

Adapun penyebab dari adanya etnosentrisme ini diantaranya :

Sejarah

Sejarah masa lalu band dapat diubah menjadi identitas. Hal ini membuat individu atau kelompok merasa memiliki budaya dan sejarah.

Mereka memiliki identitas yang berbeda yaitu bahasa, kebiasaan, fenomena epistemologis yang berasal dari nenek moyang.


Pluralisme Bangsa

Ada banyak suku, ras, agama dan golongan di bangsa Indonesia. Di negara berbangsa mayoritas, banyak konflik yang sering terjadi dan menyebabkan.

Pasalnya, setiap agama, bangsa, ras atau golongan selalu berusaha untuk mengendalikan diri terhadap orang lain.


Politik

Setiap kali seorang individu atau kelompok ingin mendapatkan legitimasi, biasanya hal itu menimbulkan rasa tidak waras tentang identitas yang terkait dengannya.

Oleh karena itu, politik seringkali dipandang sebagai tempat yang tepat untuk memulai kepentingan pribadi dan kelompok.


Efek negatif dari etnosentrisme

1. Menciptakan tegangan horizontal

Bangga dengan budaya Anda dan melihat budaya lain dapat menyebabkan konflik antar warga. Apalagi jika konsep etnosentrisme tidak hanya terkait dengan satu individu.

2. Hambatan integrasi

Etnosentrisme dapat menghambat perkembangan integrasi budaya. Padahal, budaya yang berbeda ini bisa saling melengkapi sehingga tidak muncul konflik yang berarti.

3. Mengurangi objek ilmu

Etnosentrisme dapat memperlambat perkembangan ilmu pengetahuan. Hal ini dikarenakan individu lebih mengutamakan subjektivitas dalam memutuskan sesuatu.


Efek positif dari etnosentrisme

1. Penanaman patriotisme

Ketika seorang individu mempertimbangkan etnosentrisme, ia otomatis akan memiliki semangat yang kuat untuk melindungi identitasnya. Ini biasa disebut patriotisme.

2. Tingkat kecintaan Anda pada budaya Anda

Etnosentrisme sangat penting untuk menciptakan rasa pengetahuan yang lengkap dan untuk berhubungan dengan budaya. Dengan etnosentrisme, budaya dapat dilestarikan karena kini terancam musnah oleh praktik globalisasi dan modernitas.


3. Menjaga keutuhan multikulturalisme di Indonesia

Efek positif berikutnya adalah kemampuan untuk mempertahankan sistem multikultural sebagai identitas suatu bangsa. Karena Indonesia tidak lain hanyalah filosofi yang berbeda.

Baca Selengkapnya di : pendidikanku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *